7 Contoh Keragaman Budaya Indonesia
Budaya Indonesia adalah harta negara yang berharga dan harus kita jaga. Apa saja hal yang masuk dalam keragaman budaya Indonesia? Indonesia adalah negara kepulauan

Budaya Indonesia adalah harta negara yang berharga dan harus kita jaga. Apa saja hal yang masuk dalam keragaman budaya Indonesia?

Indonesia adalah negara kepulauan yang dianugerahi dengan berbagai keragaman sumber daya alam yang luar biasa. Tak hanya itu, kebiasaan masyarakatnya juga beragam, hal ini menciptakan keragaman budaya Indonesia. Pernahkah kamu bertanya-tanya apa saja hal yang jadi keragaman budaya Indonesia sehingga tercetus semboyan Bhineka Tunggal Ika?

Kami telah merangkum beberapa contoh keragaman budaya Indonesia yang harus kamu ketahui melalui artikel berikut.

Keragaman Wilayah dan Lingkungan

Membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, Indonesia adalah sebuah negara maritim dengan luas lebih dari 5 juta kilometer persegi atau hampir setara dengan benua Eropa atau Australia.

Wilayah Indonesia ini kemudian dibagi lagi secara administratif dalam 34 provinsi, belum lagi kabupaten dan kota yang ada di dalamnya. Kondisi geografis tiap daerah kemudian membentuk kehidupan bermasyarakat yang bisa berbeda juga di setiap kecamatannya.

Seiring perkembangannya, keragaman wilayah Indonesia lalu membawa berkah. Indonesia adalah sebuah negara yang dikenal karena memiliki potensi wisata yang luar biasa, mulai dari barisan pegunungan dan gunung berapi, keindahan hutan tropis yang bisa membawa kamu pada orangutan di Pulau Borneo, kemagisan makam di relung-relung Toraja, atau matahari terbenam di Canggu, Bali.

Keragaman Suku

Keragaman budaya Indonesia berikutnya adalah suku bangsa. Tercatat lebih dari 1.300 suku bangsa yang ada di Indonesia dengan suku Jawa sebagai mayoritas, mencapai 41% dari populasi. Uniknya, pembagian suku ini tidak bisa dibilang mutlak karena adanya kawin campur atau perpindahan penduduk sehingga berpengaruh pada percampuran budaya.

Suku bangsa Indonesia bisa dilihat dari berbagai aspek, yaitu:

  • Tipe fisik seperti bentuk fisik, warna kulit, rambut, dan sebagainya
  • Bahasa seperti Jawa, Sunda, Bali, dan sebagainya
  • Adat istiadat seperti upacara perkawinan, rumah adat, dan pakaian adat
  • Kesenian seperti tari, alat musik, lukisan, dan sebagainya
  • Sistem kekerabatan apakah patrilineal atau matrilineal
  • Batas fisik lingkungan seperti contohnya Baduy Dalam dan Baduy Luar

Suku bangsa yang ada di Indonesia adalah Bali, Banjar, Batak, Betawi, Bugis, Cina, Cina RRC, Cina Taiwan, Cirebon, Dayak, Gorontalo, Jawa, Madura, Makassar, Melayu, Minahasa, Minangkabau, Nias, Sasak, Suku Asal Aceh, Suku Asal Banten, Suku Asal Jambi, Suku Asal Kalimantan Lainnya (Bau, Tudung, Balangan, Bakung, Badeng, Karau, dan lain sebagainya).

Selain itu, ada juga Suku Asal Lampung, Suku Asal Maluku, Suku Asal NTT, Suku Asal Papua, Suku Asal Sulawesi Lainnya (Mandar, Bajo, Balaesang, dll), Suku Asal Sumatera Lainnya (Palembang, Daya, Enim, Lintang, Meranjat, Sekayu, dll), Suku Asal NTB Lainnya, Sunda, dan Luar Negeri (Arab, Amerika, Australia, India, Inggris, Jepang, Korea, Malaysia, Belanda, dll).

Keragaman Bahasa

Ragam suku bangsa di Indonesia kemudian berdampak pada keragaman bahasa. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, Indonesia punya sekitar 1.158 bahasa daerah yang tersebar di seluruh penjuru wilayah.

Walau demikian, Indonesia disatukan dalam satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia dalam Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Selain dijadikan sebagai bahasa untuk berkomunikasi, bahasa Indonesia juga kerap disebut sebagai bahasa pemersatu.

Keragaman Agama

Indonesia memiliki 6 agama yang diakui secara sah dalam undang-undang yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Selain itu, ada juga 187 kepercayaan yang ada dalam masyarakat Indonesia, jauh sebelum agama masuk.

Kamu mungkin mengenal beberapa kepercayaan seperti Kejawen dari Jawa, Sunda Wiwitan yang ada di Banten, Parmalim dalam Suku Batak, Marapu di Pulau Sumba, Kaharingan di Kalimantan, Aluk Todolo di Tana Toraja, dan Buhun di Jawa Barat.

Keragaman Ras

Ras adalah sebuah klasifikasi kategori manusia dari segi biologis yang diturunkan lintas generasi, berbeda dengan suku yang dikaitkan dengan kondisi sosial dan lingkungan. Saat ini ras di Indonesia bisa diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kaukasoid: orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika
  • Asiatic Mongoloid: orang Tionghoa, Jepang, dan Korea
  • Melanesoid: orang Papua, Maluku, dan NTT
  • Malayan-Mongoloid: orang Sumatera, Jawa, Bali, NTB, Kalimantan, dan Sulawesi

Keragaman Golongan

Golongan adalah sebuah kelompok masyarakat yang punya ciri-ciri dan aktivitas tertentu. Berikut adalah beberapa golongan yang ada di Indonesia:

  • Secara usia penduduk: anak-anak, usia produktif, dan usia tua
  • Ekonomi: ekonomi lemah (miskin), ekonomi menengah, dan ekonomi kuat (kaya)
  • Pendidikan: PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan perguruan tinggi
  • Politik: partai atau afiliasi politik
  • Pekerjaan atau profesi: petani, pedagang, pengusaha, guru, dokter, arsitek, koki, desainer, politisi, PNS, nelayan, dan sebagainya.
  • Administrasi kependudukan: suku bangsa asli Indonesia, keturunan asing (dari luar Indonesia), dan golongan terasing (asli Indonesia namun masih tinggal di tempat yang terpencil)

Keragaman Jenis Kelamin dan Gender

Jenis kelamin dan gender adalah keragaman budaya Indonesia yang berikutnya. Dua hal ini serupa namun tak sama. Jenis kelamin adalah konsep biologis, membagi manusia dalam 2 jenis, laki-laki dan perempuan. Sedangkan gender adalah konsep kultural dan peran sosial. Misalnya ada pembagian peran, perilaku, dan karakter antara perempuan dan laki-laki dalam masyarakat.

Ragam kebudayaan Indonesia ini memang sangat kaya dan berpotensi bisa menimbulkan konflik jika kerukunan tidak dirawat. Maka agar budaya Indonesia tetap terjaga, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah menanamkan pengetahuan mengenai keragaman yang ada di sekitar kita dan menjaganya baik-baik lewat tenggang rasa dan kerukunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *